PPIDDishubKalteng - Palangka Raya β Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Pusat dan Provinsi β Desk Urusan Perhubungan yang dilaksanakan secara daring sebagai bagian dari upaya sinkronisasi program dan kegiatan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan sektor transportasi agar lebih terintegrasi, efektif, dan tepat sasaran. Jum'at, (27/2/2026)
Dalam kegiatan tersebut, Dishub Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas, Andreas Palem Santosa, serta Kepala Subbagian Penyusunan Program, Joko Tri Wahyono. Kehadiran perwakilan daerah dalam Rakortek ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan program pembangunan transportasi di daerah selaras dengan kebijakan nasional sekaligus menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Rakortek membahas berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan konektivitas antarwilayah, peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum, hingga optimalisasi infrastruktur transportasi darat, sungai, dan penyeberangan di wilayah Kalimantan Tengah. Melalui forum ini, dilakukan pembahasan teknis terkait perencanaan program prioritas agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan serta dapat memaksimalkan efektivitas penggunaan anggaran.
Plt. Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Andreas Palem Santosa, menyampaikan bahwa forum Rakortek menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas level pemerintahan.
βMelalui Rakortek ini, kami berkomitmen menyelaraskan perencanaan pembangunan sektor transportasi agar lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan mampu memperkuat konektivitas wilayah di Kalimantan Tengah. Sinkronisasi pusat dan daerah menjadi kunci agar program yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,β ujarnya.
Partisipasi aktif dalam Rakortek ini juga mencerminkan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan daerah. Dengan sinergi yang solid antara pusat dan daerah, sektor transportasi diharapkan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas aksesibilitas masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.