PPID Dishub Kalteng – Palangka Raya - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, turut hadir mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, pada puncak Operasi Keselamatan Lalu Lintas dan kegiatan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang digelar di Bundaran Besar, Palangka Raya, Sabtu pagi (15/2/2026) mulai pukul 06.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan inisiasi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Tengah dan dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Pendidikan, PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPTD Kelas II Kalimantan Tengah, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Puncak kegiatan PKS diikuti oleh siswa-siswi perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang sebelumnya telah menyelesaikan rangkaian pelatihan dan pembinaan. Para peserta menampilkan keterampilan baris-berbaris, simulasi pengaturan lalu lintas, hingga praktik edukasi keselamatan jalan. Momentum ini menjadi ajang unjuk kemampuan, kedisiplinan, serta semangat generasi muda dalam mendukung budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa penanaman budaya tertib berlalu lintas sejak bangku sekolah merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia unggul di Kalimantan Tengah.
“Anak-anak kita adalah generasi penerus pembangunan daerah dan bangsa. Melalui PKS, kita tanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial sejak dini,” ujar Gubernur.
Ia juga mengapresiasi peran aktif seluruh pihak, khususnya jajaran kepolisian dan instansi terkait, dalam memberikan ruang pembinaan yang positif bagi pelajar. Menurutnya, pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab harus dimulai dari lingkungan sekolah agar tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dan keselamatan.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa puncak kegiatan PKS merupakan wujud komitmen Ditlantas dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
Ia menambahkan bahwa Operasi Keselamatan Lalu Lintas tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif melalui pembinaan kepada pelajar. Dengan demikian, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, menyampaikan dukungan penuh terhadap program PKS sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan transportasi. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini melalui PKS menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sadar aturan dan peduli keselamatan,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin tertib, aman, dan berbudaya dalam berlalu lintas. Melalui sinergi berkelanjutan, diharapkan program pembinaan seperti PKS dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak pelajar di seluruh wilayah provinsi.