Perketat Pengawasan, Kalteng Aktifkan 51 Titik Posko Perbatasan Guna Cegah Penyebaran Covid-19

  • Whatsapp

Kalimantan Tengah – Mencegah masuknya penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19), Provinsi Kalimantan Tengah bersinergi dengan gugus tugas Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah dengan aktifkan 51 (lima puluh satu) titik posko di perbatasan yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka pengawasan dan deteksi dini Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Menurut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng Yulindra Dedy, S.STP., M.Si kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu dan gabungan lintas sektoral gugus tugas masing-masing Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan telah kami himpun data titik posko masing-masing Kabupaten/Kota melalui Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Read More

Kota Palangka Raya 2 (dua) Titik Posko Pantau:

  1. Desa Kalampangan (Kantor Kecamatan Sebangau); dan
  2. Pahandut Seberang.

Kabupaten Kapuas 6 (enam) Titik Posko Pantau:

  1. Posko Simpul perbatasan Kapuas dengan Prov. Kalsel di Anjir Serapat kilometer 14;
  2. Kecamatan Kapuas Timur;
  3. Posko Simpul perbatasan Kapuas dengan Pulang Pisau di Desa Batu Nindan kilometer 14;
  4. Kecamatan Basarang;
  5. Pulau Telo; dan
  6. Dekat Bundaran Batang Garing atau Taman Askari Kuala Kapuas.

Kabupaten Pulang Pisau 2 (dua) Titik Posko Pantau:

  1. Posko Desa Mintin (Perbatasan Kab. Kapuas); dan
  2. Posko Desa Gohong (Depan Balai Benih Ikan).

Kabupaten Katingan 2 (dua) Titik Posko Pantau:

  1. Posko pada ruas jalan Kasongan – Palangka Raya di Desa Hampangen; dan
  2. Posko pada ruas jalan Kasongan – Sampit di Km. 31.

Kabupaten Gunung Mas 3 (tiga) Titik Posko Pantau:

  1. Perbatasan Kecamatan Sepang-Pematang Limau;
  2. Daerah Takaras antara Palangka Raya-Manuhing; dan
  3. Daerah Kurun-Sei Hanyo.

Kabupaten Seruyan 6 (enam) Titik Posko Pantau:

  1. Pos penjagaan simpang Trans Unit I Kecamatan Seruyan Hilir Timur;
  2. Pos penjagaan simpang Mustika Sembuluh Km. 62 Kecamatan Seruyan Raya;
  3. Pos penjagaan simpang masuk Pembuang Hulu Kecamatan Hanau;
  4. Pos penjagaan simpang Amin Jaya Desa Sukarejo Kecamatan Seruyan Tengah;
  5. Pos penjagaan Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah menuju Desa Sambi dan sekitarnya diwilayah Kabupaten Kobar; dan
  6. Pos penjagaan pintu masuk di wilayah PT. Hutan Indo Raya Lestari Kecamatan Suling Tambun.

Kabupaten Kotawaringin Timur 3 (tiga) Titik Posko Pantau:

  1. Teluk Sampit;
  2. Cempaga Hulu; dan
  3. Kecamatan Telawang.

Kabupaten Kotawaringin Barat 2 (dua) Titik Posko Pantau:

  1. Desa Amin Jaya, Kec. Pangkalan Banteng; dan
  2. Perbatasan Kec.Kolam.

Kabupaten Sukamara 6 (enam) Titik Posko Pantau:

  1. Posko pasar inpres di kota Sukamara;
  2. Posko bundaran besar (pintu utama masuk Sukamara);
  3. Posko Pantai Lunci
  4. Posko Jelai (Berbatasan dengan Prov. Kalbar);
  5. Posko Balai Riam; dan
  6. Posko simpang kenawan (berbatasan dengan  Kab. Lamandau dan Kab. Kobar).

Kabupaten Lamandau 2 (dua) Titik Posko Pantau:

  1. Perbatasan antara Kab. Lamandau dan Kab. Kotawaringin Barat di Desa Wonorejo Kec. Sematu Jaya; dan
  2. Perbatasan Prov. Kalteng dan Prov. Kalbar di Kel. Kudangan Kec. Delang.

Kabupaten Barito Selatan 3 (tiga) Titik Posko Pantau:

  1. Pospol Desa Kalahien, merupakan pintu masuk dari arah Palangkaraya menuju Buntok;
  2. Pospol Sanggu merupakan pintu masuk dari wilayah Kalsel, Bartim, Barut dan Mura; dan
  3. Posko pantau Pelabuhan Pasar Lama Buntok.

Kabupaten Barito Timur 5 (lima) Titik Posko Pantau:

  1. Depan Balai Desa Banyu Landas Kec. Banua Lima;
  2. Makopolsek Bambulung Kec. Pematang Karau;
  3. Desa Unsum Kecamatan Raren Batuah.
  4. Paju Epat; dan
  5. Bentot Kec. Patangkep Tutui.

Kabupaten Barito Utara 4 (empat) Titik Posko Pantau:

  1. Perbatasan Kalteng – Kaltim di Desa Tambaba Kec. Gunung Purei;
  2. Desa Kandui, Kec. Gunung Timang;
  3. Water Front City Muara Teweh; dan
  4. Bandara Beringin Muara Teweh.

Kabupaten Murung Raya 5 (lima) Titik Posko Pantau:

  1. Jalan Simpang Polres Kec. Murung;
  2. Desa Mangkahui;
  3. Tumbang Lahung;
  4. Muara Laung; dan
  5. Bandara Dirung Lingking.

“dari 51 (lima puluh satu) titik posko yang ada saat ini tentu penjagaan yang dilakukan jelas diperketat pengawasannya, tidak hanya pergerakan orang/kendaraan yang akan memasuki wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan pergerakan antar Kabupaten/Kota pun tidak luput dari pantauan petugas ditambah pada saat ini Pemerintah Pusat telah mengeluarkan aturan larangan mudik selama masa Idul Fitri 1441 H dan dengan adanya Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H  yang berlaku mulai 24 April- 31 Mei 2020 diperlukan pengawasan dari pelaksanaan Permenhub tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan Hasil Rapat Koordinasi antara Dishub Prov. Kalteng bersama Ditlantas Polda Kalteng, BPTD Wilayah XVI Prov. Kalteng, DPD Organda, dan Perusahaan Otobus se Kalimantan Tengah sepakat untuk menghentikan operasional sementara layanan angkutan penumpang baik pada trayek Antarkota Antar Provinsi (AKAP), Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) dan Pariwisata selama masa mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dan hanya melayani angkutan barang/cargo sebagai salah satu upaya memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Yulindra Dedy, S.STP., M.Si juga menambahkan, dengan adanya posko pantau tersebut kita harapkan dapat mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, dan mari kita bersama-sama melaksanakan himbauan Pemerintah untuk tidak mudik, tetap di rumah saja, melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menggunakan masker ketika harus bepergian keluar rumah, jelasnya.

#TidakMudik
#TundaMudikIdulFitri1441H
#BersamaKitaBisa
#GunakanMasker
#JagaDiri&Keluarga
#KaltengLawanCovid-19
#dishubkalteng

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *