Rapat Koordinasi : Sepakati Penundaan Sementara Layanan Arus Mudik Idul Fitri 1441 H Sesuai PM 25 Tahun 2020

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi bersama Ditlantas Polda Kalimantan Tengah, BPTD Wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah, DPD Organda Provinsi Kalimantan Tengah, Perusahaan Otobus se-Kalimantan Tengah dan PERUM DAMRI Cabang Palangka Raya, yang dilaksanakan di Aula Rapat Dishub Prov. Kalteng, Jalan Letjen S. Parman No 1 Palangka Raya pada Selasa (28/4).

Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng Yulindra Dedy, S.STP., M.Si., untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) khususnya pada sektor transportasi darat.

Read More

Menurut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng setelah dilaksanakannya rapat koordinasi hari ini pada prinsipnya semua Perusahaan Otobus mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan Mudik Lebaran Tahun 2020 sebagai langkah antisipatif pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) ke berbagai daerah khususnya Provinsi Kalimantan Tengah, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020 dengan menghentikan sementara pelayanan angkutan penumpang umum pada trayek Antarkota Antar Provinsi (AKAP), Antarkota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP), Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) dan Pariwisata yang akan keluar/masuk wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Berkenaan hal tersebut Surat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor : 550/296/AJ/2020 dicabut dan tidak berlaku, serta dalam pengendalian layanan angkutan umum selama masa mudik Idul Fitri 1441 Hijriah sepenuhnya mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020.

Sementara itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah juga telah menyurati Perusahaan Otobus untuk menghentikan Pelayanan Sementara PO. AKAP dan AJAP yang akan keluar dan/atau masuk Provinsi Kalimantan Tengah yang mulai berlaku dari tanggal 29 April 2020 sampai dengan tanggal 31 Mei 2020.

Dalam kesempatan yang sama, pihak Perusahaan Otobus yang hadir pada saat rapat menjelaskan bahwasanya telah mengikuti instruksi pemerintah bahkan sebelum adanya instruksi larangan mudik telah menghentikan sementara operasional angkutan penumpang sebagai langkah partisipasi selaku operator angkutan umum dalam pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) dan hanya melayani angkutan barang (kargo) dengan tetap melaksanakan protokol pada area dan transportasi publik.

Menurut Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Ja’far Sodiq, S.H, juga menyampaikan bahwa Polri bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama 3 bulan melalui program Pelatihan Tertib Lalin dan Pencegahan COVID-19 sesuai protokol Pencegahan COVID-19 di transportasi publik bagi para sopir bus dan kernet bus dengan dialokasi bantuan sebanyak 2848 jiwa. Proses pendataannya dilakukan melalui Satlantas kabupaten/kota se-Kalteng.

Lanjutnya, dalam menyinergikan pelaksanaan dari Pasal 7 Peraturan Menteri Perhubungan terkait pengawasan angkutan umum dan perseorangan dalam rangka pengendalian trasportasi berkenaan dengan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1441 H dengan mengedepankan pendekatan humanis melalui Operasi Ketupat Telabang 2020, tegasnya.

Dishub Prov. Kalteng mengharapkan agar Ditlantas Polda Kalimantan Tengah dapat mensinergikan Satlantas Polres masing-masing untuk pelaksanaan Pasal 7 Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020, bersama dengan posko pencegahan di Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Diakhir Rapat Koordinasi tersebut Plt. Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng Yulindra Dedy, S.STP., M.Si mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat aktif dalam rangka antisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan bersama – sama melaksanakan pengawasan terkait instruksi pemerintah dengan mengedepankan koordinasi dan komitmen bersama dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *